Tampilkan postingan dengan label Puisi Bebas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Bebas. Tampilkan semua postingan

Sastra III

Kamis, 05 Januari 2012




Aku dan Masa Lalu
Siti Mulyani

Aku mencoba mengingat satu
Sudut dalam memoriku
Beralih dalam hidup masa lalu
Serpihan perasaan yang hadir dan tabu
Isak tangis yang hendak menderu
Terbayang sekilas dalam kalbu
Tertimbun untukknya yang bisu
Aku dan masa lalu
Bisikan rindu yang bertepi
Si tampan hadir dalam benakku
Masa masa yang haru
Aku dan masa lalu
Terbayang sekilas dalam kalbu
Binar  hadirku untuknya selalu

Sastra II

Jumat, 30 Desember 2011
FANA
Karya Siti Mulyani

Kenangan yang terjatuh karnamu
Terbilang rindu saat aku rapuh
Fananya dirimu
Hingga mentari kan hadir lagi untukku
Saat bulan kan datang menemani
Saat kau mulai melangkah pergi
Sepi ini akan segera hadir untukku
Menemaniku
Sungguh fananya dirimu kasih
Seindah hati yang tak pernah sunyi
Mentari yang terbenam indah
Teringatku pada dirimu yang fana
Sungguh
Kapankah rindu ini kan berakhir
Kapankah rasa ini kan terukir
Saat hatiku menutup
Cinta dan bayang sepi tak pernah hilang
Menutup hati yang mulai sunyi
Kembali dan kembali
Dirinya yang fana
Sungguh
Dirinya yang fana
Saat hatiku mulai fana
Yang mulai merindukan dirinya
Yang mulai menanti hatinya
Tanpa mengerti hati ini

Sastra I

Jumat, 02 Desember 2011

-Wish-
Karya Siti Mulyani

Penantian dan harapan
Saat langkahku terlampau
Saat hatiku tak mengenal
Saat kesunyian terhampar
Hanya sisa keheningan dan duka
Hanya Tuhan yang bisa . . .

Sastra


-Fana-
Karya Siti Mulyani

Tergores sepucuk rindu
Membelenggu dalam haru
Sebilah kenangan tentang dirinya
 fana
Aku disiksanya dalam kesunyian
Terlarut aku dalam kesendirian
Ku rindu akan dirinya yang fana
Meninggalkan luka yang menyakitkan
Rindu yang hampir mati
Setitik embun yang hampir hilang
Bimbang
Terlukis bayang dalam kenangan
Hadir dan pergi tak pernah kembali
Ku rindu akan dirinya yang fana
Tersisa penuh pilu
Sungguh
Ku rindu akan dirinya yang fana
Sungguh